Mengenal SNMP

Posted: 1 Maret 2011 in Networking
Tag:, ,

SNMP (Simple Network Management Protocol) adalah suatu protokol yang digunakan untuk pertukaran data-data yang berhubungan dengan aktivitas jaringan. Dengan protokol ini, data akan dapat dipertukarkan antara perangkat-perangkat yang dikelola dengan sebuah NMS (Network Management Station) sehingga memungkinkan pengelolaan jaringan dari jarak jauh (remote). Perangkat-perangkat yang dikelola disini adalah perangkat-perangkat yang juga menjalankan SNMP (bertindak sebagai SNMP agent) seperti sebuah host komputer, router dan server.

SNMP memiliki 2 jenis agen, yaitu :

1. SNMP Subagent

Berfungsi untuk mengumpulkan informasi langsung dari suatu server atau suatu perangkat yang dikelola dan mengirimkan informasi-informasi tersebut ke Master Agent.

2. SNMP Master Agent

Berfungsi untuk mempertukarkan data antara berbagai Subagent dengan NMS.

CARA KERJA

Entitas yang dikelola, seperti server, akan menyimpan variabel-variabel yang berkaitan dengan pengelolaan jaringan. Variabel-variabel yang dapat diakses oleh Agent dikenal sebagai objek yang dikelola. Objek-objek yang dikelola tersebut didefenisikan sebagai sebuah hierarki pohon yang dikenal sebagai MIB (Management Information Base) dari suatu server. Contoh sebuah MIB dari suatu server dapat dilihat pada gambar berikut.

MIB (Management Information Base)

MIB (Management Information Base)

Pada protokol SNMP, server dapat melaporkan kejadian-kejadian yang signifikan ke NMS (Network Management Station) dengan mengirimkan pesan ataupun trap yang mengandung variabel-variabel yang berkaitan. Sebaliknya NMS juga dapat melakukan permintaan ke server terkait MIB yang dimilikinya untuk mengakses suatu data ataupun mengubah variabel dalam MIB secara remote (jarak jauh) menggunakan pesan GET (akses variabel) dan SET (ubah nilai variabel). Baik pada pesan trap, GET dan SET, keseluruhannya mempertukarkan informasi-informasi terkait jaringan dalam bentuk beberapa PDU (Protocol Data Unit). PDU tersebut mengandung informasi tentang variabel-variabel yang disimpan pada perangkat yang dikelola. Variabel-variabel ini memiliki nilai dan pengenal yang dilaporkan ke NMS sesuai dengan yang diperlukan. Sebagai contoh dapat dilihat pada gambar berikut.

Contoh Skema Komunikasi Data pada SNMP

Contoh Skema Komunikasi Data pada SNMP

Dari gambar diatas, dapat dicontohkan 2 buah komunikasi baik yang diinisiasi oleh NMS maupun oleh server sebagai berikut.

Komunikasi yang diinisiasikan oleh NMS

  • NMS mengirimkan sebuah pesan ke master agent dari server. Pesan tersebut dapat berupa permintaan akan data (GET) atau permintaan akan pengubahan nilai dari suatu variabel.
  • Kemudian master agent melanjutkan pesan ke subagent yang bersesuaian
  • Subagent akan mencari data dari variabel yang diminta (jika permintaan sebelumnya berupa SET maka subagent akan mengubah variabel pada MIB).
  • Subagent kemudian melaporkan data ataupun status ke master agent, kemudian master agent mengirimkan kembali pesan tanggapan ke NMS jika pesan yang diberikan sebelumnya adalah GET.
  • NMS kemudian akan menampikan data secara tekstual ataupun melalui gambar pada Network Management Application yang dipakai (seperti Netmon, dll).

Komunikasi yang diinisiasikan oleh Server (berupa trap)

  • Subagent akan mengirimkan informasi ke master agent bahwa server berhenti bekerja.
  • Master Agent kemudian akan mengirimkan juga pesan (trap) untuk melaporkan kejadian ke NMS
  • NMS kemudian akan menampikan data secara tekstual ataupun melalui gambar pada Network Management Application yang dipakai.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s